Majalah Kepulauan Riau – Dalam rangka menyukseskan rangkaian kegiatan Road to Hari Pers Nasional (HPN) 2026, sebanyak tiga wartawan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepulauan Riau mengikuti pelatihan bela negara. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat wawasan kebangsaan, nasionalisme, serta karakter insan pers di tengah dinamika tantangan global dan perkembangan informasi yang kian pesat.
Pelatihan tersebut diikuti dengan penuh semangat oleh para wartawan sebagai bentuk komitmen pers dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Pers dan Bela Negara
Pelatihan bela negara bagi wartawan PWI Kepri menegaskan bahwa pers memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan bangsa. Melalui pemberitaan yang berimbang, akurat, dan bertanggung jawab, wartawan turut menjadi garda terdepan dalam menangkal disinformasi, hoaks, dan narasi yang dapat memecah belah masyarakat.
Nilai-nilai bela negara dinilai relevan bagi insan pers dalam menjalankan tugas jurnalistik yang berlandaskan etika dan kepentingan publik.
Bagian dari Road to HPN 2026
Kegiatan pelatihan bela negara ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Road to HPN 2026 yang digagas PWI. Rangkaian ini bertujuan mempersiapkan insan pers tidak hanya secara profesional, tetapi juga secara mental dan ideologis dalam menghadapi tantangan dunia jurnalistik ke depan.
PWI Kepri aktif berpartisipasi dalam agenda tersebut sebagai wujud kontribusi daerah dalam menyukseskan HPN 2026.

Baca juga: Billy Yusak Onibala Nahkodai BM Kosgoro 1957 Bintan
Materi Wawasan Kebangsaan dan Disiplin
Selama pelatihan, para wartawan mendapatkan materi terkait wawasan kebangsaan, cinta tanah air, kedisiplinan, serta peran masyarakat sipil dalam menjaga kedaulatan bangsa. Pelatihan juga diisi dengan kegiatan yang membangun kerja sama tim, ketahanan mental, dan kepemimpinan.
Materi disampaikan oleh instruktur yang berpengalaman di bidang bela negara dan pembinaan karakter.
Penguatan Karakter Insan Pers
PWI Kepri menilai pelatihan bela negara ini penting untuk memperkuat karakter wartawan agar tetap teguh pada nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Insan pers diharapkan mampu menjalankan profesinya dengan integritas tinggi serta tanggung jawab sosial yang kuat.
Pelatihan ini juga menjadi sarana refleksi peran wartawan dalam menjaga stabilitas sosial melalui pemberitaan yang konstruktif.
Antusiasme Peserta Pelatihan
Tiga wartawan PWI Kepri yang mengikuti pelatihan menunjukkan antusiasme tinggi sepanjang kegiatan. Mereka menilai pelatihan ini memberikan pengalaman berharga sekaligus perspektif baru tentang makna bela negara dalam konteks profesi jurnalistik.
Nilai-nilai kedisiplinan dan kebersamaan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam aktivitas jurnalistik sehari-hari.
Peran PWI dalam Membangun Nasionalisme
Sebagai organisasi profesi, PWI terus berkomitmen membina anggotanya agar tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme yang kuat. Kegiatan bela negara menjadi salah satu bentuk nyata peran PWI dalam membangun kesadaran kebangsaan di kalangan wartawan.
PWI Kepri berharap kegiatan serupa dapat diikuti oleh lebih banyak anggota ke depan.
Pers Profesional dan Berjiwa Kebangsaan
Melalui pelatihan bela negara ini, PWI Kepri ingin menegaskan bahwa pers yang profesional harus berjalan seiring dengan semangat kebangsaan. Wartawan diharapkan mampu menjaga independensi sekaligus memiliki kepedulian terhadap kepentingan nasional.
Hal ini sejalan dengan tema besar HPN yang selalu menempatkan pers sebagai pilar demokrasi dan pemersatu bangsa.
Menuju HPN 2026
Dengan mengikuti pelatihan bela negara, PWI Kepri optimistis dapat memberikan kontribusi positif dalam menyongsong HPN 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah awal dalam memperkuat peran pers di tengah tantangan era digital dan arus informasi global.
PWI Kepri berharap semangat bela negara yang ditanamkan melalui pelatihan ini dapat menjadi bekal bagi insan pers dalam menjalankan tugas jurnalistik yang bermartabat, berintegritas, dan berpihak pada kepentingan bangsa.