Majalah Kepulauan Riau – Mengawali tahun baru, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Batam menggelar kegiatan makan bersama ribuan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan, kepedulian, dan upaya membangun hubungan yang lebih humanis antara petugas lapas dan warga binaan.
Momen tersebut berlangsung di lingkungan Lapas Batam dan disambut antusias oleh para WBP yang mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh kekeluargaan.
Wujud Pendekatan Humanis di Lingkungan Lapas
Kalapas Batam menyampaikan bahwa kegiatan makan bersama ini merupakan bagian dari pendekatan humanis dalam pembinaan warga binaan. Menurutnya, lapas bukan hanya tempat menjalani hukuman, tetapi juga ruang pembinaan agar warga binaan dapat memperbaiki diri dan siap kembali ke masyarakat.
“Makan bersama ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi simbol kebersamaan dan kepedulian. Kami ingin membangun suasana yang lebih kekeluargaan di dalam lapas,” ujar Kalapas Batam.
Ribuan WBP Ikut Merasakan Kebersamaan
Ribuan WBP dari berbagai blok dan kamar hunian mengikuti kegiatan makan bersama tersebut. Dengan pengaturan yang rapi dan pengawasan petugas, acara berjalan lancar tanpa mengganggu keamanan dan ketertiban lapas.
Para WBP terlihat menikmati hidangan yang disajikan sembari bercengkerama satu sama lain, menciptakan suasana hangat dan penuh keakraban di awal tahun.

Baca juga: Cegah Peredaran Narkoba, Lapas Batam Terima Kunjungan Kerja BNNK Kota Batam
Momentum Bangun Semangat Baru
Kalapas Batam berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk membangun semangat baru bagi warga binaan dalam menjalani proses pembinaan sepanjang tahun. Ia mengajak seluruh WBP untuk memanfaatkan masa pembinaan dengan baik, mengikuti program-program yang tersedia, serta menjaga kedisiplinan dan ketertiban.
“Kami ingin tahun ini menjadi tahun yang lebih baik, baik bagi petugas maupun warga binaan. Semua punya kesempatan untuk berubah,” tegasnya.
Perkuat Hubungan Petugas dan Warga Binaan
Selain untuk warga binaan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara petugas lapas dan WBP. Dengan interaksi yang lebih cair dan humanis, diharapkan tercipta suasana lapas yang kondusif, aman, dan mendukung proses pembinaan.
Pendekatan seperti ini dinilai mampu menurunkan potensi konflik serta meningkatkan rasa saling menghormati di lingkungan lapas.
Sejalan dengan Program Pembinaan Pemasyarakatan
Kegiatan makan bersama ini sejalan dengan program pembinaan pemasyarakatan yang menekankan pada pembentukan karakter, kedisiplinan, dan reintegrasi sosial. Lapas Batam terus berupaya menghadirkan kegiatan positif yang dapat membangun mental dan moral warga binaan.
Selain pembinaan kepribadian, lapas juga menyediakan berbagai program pembinaan kemandirian seperti pelatihan keterampilan kerja, pendidikan, dan kegiatan keagamaan.
Apresiasi dari Warga Binaan
Sejumlah WBP mengaku senang dan merasa dihargai dengan adanya kegiatan makan bersama tersebut. Mereka menilai kegiatan ini memberikan suasana berbeda dan menumbuhkan rasa kebersamaan di dalam lapas.
“Jarang ada momen seperti ini. Rasanya lebih dekat dan memberi semangat,” ungkap salah satu WBP.
Penutup
Kegiatan makan bersama ribuan WBP di awal tahun menjadi gambaran komitmen Kalapas Batam dalam membangun lingkungan pemasyarakatan yang humanis dan penuh empati. Melalui pendekatan kebersamaan, diharapkan proses pembinaan berjalan lebih efektif dan mampu menyiapkan warga binaan untuk kembali menjadi bagian positif di tengah masyarakat.